Utuh Membeku di Hati

Kian menjadi saksi bisu

atas sebuah hati yang telah membeku

bukan karena tak ada rasa

tapi kian terjebak dalam hampa

 

Dingin kian menempel pada dinding-dinding hati

membasuh jiwa berulam syahdu

diam…demikian tlah terbingkai

biarkan tanya menyeruak, dugaan bergemuruh

tapi semua kan semakin menyimpan rapi

 

Kemarin berulang kali telah diadukan ke Sang Illahi

dan kini tinggal menanti

kepada waktu yang kian berjalan

untuk mengganti hari seperti pagi dan malam

 

Semua kan menjadi bukti

atas yang tersimpan ini

logika manusia tak kan bisa menembus logika sang Illahi

biarlah akan utuh membeku di hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *