Tentang Engkau

Engkau bahkan tak peduli sepi itu hinggap

Kendati jadi gelap dan tak bisa melihat sekeliling

Karena hatimu terus menuntun jalan bersama insting
Menapaki sisa hidup dalam hentakan tapak kaki
Ujung senja kan menyisahkan hangatnya
Pertanda dunia belum kiamat
Mesti dunia berfikir engkau bodoh
Namun yakinmu tak Gentar atas cemoohan itu
Ada satu kekuatan yang membuat kakimu tetap melangkah mesti berdarah
Dan tetap mendengar rerintihan jelata akibat tirani itu
Atau terus memberi petuah tenang walau engkau getir
Lalu sejenak mata kian terbuka walau telah buta
Ada kala semua mata hati akan melihat engkau‎
Dalam kegigihan menapaki malam
Yang engkau yakini esok adalah terang dari cahaya mentari
ILusi Mentari,
Kamis, 16-2-2017, 22.40 WIB‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *