Senja

senjaSenja…,kepadamu rindu siang menjumpai malam
Dalam dekapan merah jingga berselimut pekat
Tetes embun kemudian membasahi dalam dinginnya gelap Diantara kerlip gemintang merajut syahdu

Ada bias tersirat diantara pekatnya malam
Menerawang ke sejuta galaksi menembus batas imaji Terkadang sejenak terhenti dalam riak gemuruh angin
Ada harmoni rembulan dan bintang dalam langit yang tak biru
Dan senja pun masih harus terhalang dinihari hingga beduk subuh bertalu

Lalu…langkah kian menelurusi pagi dalam sengatan mentari Menorehkan putih dalam noktah tanah mengering berdebu Melewati cahaya di atas kepala selurus langkah menuju sujud yang kadang terabaikan
Namun senja tersapu badai dalam gemuruh hujan, meniadakan jingga usai sore yang biasa menjelma senja

ilusimentari

Seseorang yang bertindak mengikuti kata hati, berimaji dalam kata, berdoa dalam jiwa. Belajar kehidupan yang terus menghadirkan tanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *