Mentari yang Dirindukan

Tentang mimpi mentari semalam
Yang hangatnya pelukan sinar masih terasa
Membebaskan segenap jiwa raga dari beku

Rasanya enggan lepas dari belaian cahaya senja
Seperti tak ingin terbangun saat mimpi perjumpaan itu
Karena rasanya itu adalah sebuah siang hari yang lama dinanti usai malam berkepanjangan

Cahaya jatuh teduh ke wajah laksana tatapan seorang ibu yang menenangkan
Menuntun waktu dari fajar hingga petang
Melanjutkan denyut nadi kehidupan yang nyaris mati rasa

Ternyata perjumpaan itu masih tergiang di kala terjaga
Pada siang yang menghempaskan malam
Saat terjaga menyelesaikan tidur dalam perjumpaan
Dan rasanya mentari itu patut dirindukan
Walau sebatas mimpi

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *