Malam

Aku menemukanmu dalam sepi
Digelap merayu dingin
meresap angan kita

Kaki tetap melangkah
Dalam tatap menelisik jalan setapak
Riuh mengalun gesekan dedahanan

Peluh basah dalam beku lebatnya humus
Menaruh lelah di pundak
Merobohkan titik nadir perlahan

Tapi hati terus melaju
Dikerlingan cahaya mata kunang-kunang
Dalam terpaan semilir angin malam

ilusimentari

Seseorang yang bertindak mengikuti kata hati, berimaji dalam kata, berdoa dalam jiwa. Belajar kehidupan yang terus menghadirkan tanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *