Kepergianmu

Hari itu aku melepasmu
Dalam riuh canda, sedih dan haru
Sekilas seperti pagi dengan mentari yang biasa
Dan aku tak menepis gelisah prihalmu

Kulantunkan nada lagu yang kita biasa nyanyikan
Mengikuti detik jarum berputar ke detik lain
Namun jemari ini tiba-tiba kaku
Tak lagi gemulai melantunkan imaji irama

Sejenak mataku seakan memandang bias
Ketika cahaya hari ini cerah namun kemudian gelap
Saat telinga benar terjaga diantara riuhnya kabar hari ini
Dan langkahku gontai mencari jawab akan tanya

Aku seolah berjalan melintasi laut dan angkasa
Mengikuti arah jejakmu pergi meninggalkanku
Tak ku percaya ada resah pagi ini
Sebab jiwaku terpatri akan janjimu
Untuk kembali bersama dalam kisah pagi ini

Sadarku kian menjadi
Diambang nyata aku tak lagi bisa menyapamu
Tak lagi mampu kurengkuh ragamu
Kala jejakmu terakhir ku lihat namun akhirnya semu

Dalam diam, dalam doa engkau berlalu
Tak ada daya seketika walau rayu untukmu selalu
Tersadar kini akan kepergianmu
Tenanglah selalu dalam taman syurgamu.

Sabtu, 3-11-2018. Ba’da Magrib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *