Anak Muda Belitung Rintis KMB

Himpun Kekuatan Generasi Muda Belitung yang Tersebar di Belahan Dunia

logo-KMB-1

SEBUAH komunitas yang terdiri dari anak-anak muda Belitung telah lahir. Mereka menamakan dirinya Karya Muda Belitung (KMB). Berawal dari keprihatinan terhadap fenomena negatif kalangan anak muda saat ini, KMB terlahir pada tanggal 28 Oktober 2014 bertepatan dengan hari sumpah pemuda.

TRI HARMOKO

Komunitas KMB nantinya akan berbagi kisah tentang kegiatan dan raihan prestasi positif kepada pembaca setiap hari Minggu. Tentunya, dengan harapan berbagi untuk bersama-sama membangun Belitung, Babel dan Indonesia.

Suryandaru, ST, MT selaku Founder and Strategic Advisor menjelaskan, KMB akan memberikan rasa baru sosok generasi muda. Rasa generasi muda yang penuh aura positif, rasa peduli tinggi, rasa juang tinggi, rasa penasaran terhadap iptek, dan rasa untuk kembali mengabdi bagi daerah.

“Karya kami untuk Belitung. Kami adalah komunitas kecil bermimpi besar. Komunitas ini berikhtiar menghimpun kekuatan generasi muda asli Belitung yang tersebar di seluruh belahan dunia,” ujar Suryandaru kepada Babel Pos, Sabtu (11/7).

KMB yang akan memuat karya dan prestasi, lalu atas dasar memiliki rasa peduli akan diperjuangkan bagi daerah tempat mereka dilahirkan. Dengan harapan bisa bernilai bagi daerah tempat mereka dididik, yakni Belitung dan Babel pada umumnya.

“Dan bisa bermanfaat bagi daerah yang kemungkinan besar adalah masa depan kami di hari tua,” ujar Suryandaru.

Menurut Suryandaru, KMB memiliki visi menjadi komunitas generasi muda berkekuatan global berkontribusi lokal. Nantinya diharapkan juga tumbuh menjadi komunitas atau kumpulan generasi muda dengan kekuatan karya, kreativitas, ilmu, skill, kepedulian, prestasi, bisnis, dan lainnya. Yang diperoleh dari perkuliahan, bekerja, ataupun merantau di level nasional dan internasional.

Selain Suryandaru ada nama lain seperti Rizman Adhi Nugraha yang merupakan calon pelancong luar angkasa pertama kali dari Indonesia tahun depan. Ada juga Dedek Kusvianti yang berkesempatan berkesempatan mengikuti internship melalui The Ohio Program di North Carolina, Amerika Serikat selama satu tahun. Pengalaman Dedek Kusvianti di Amerika pada bidang pertanian berbasis penerapan tekhnologi dan banyaknya berinteraksi dengan ahli-ahli pertanian internasional membuat Dedek berkeyakinan bahwa potensi pertanian Belitung bisa dimaksimalkan.

“Dan selanjutnya akumulasi kekuatan itu dapat ditransfer menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan pulau Belitung secara lokal. Dengan segala kelebihan dan kekurangan kami, semoga KMB mampu menampilkan sosok baru gaya anak muda masa kini. Agar bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat Belitung, contoh bagi pelajar, sahabat bagi pendidik, dan pendukung bagi orang tua. Semoga niat baik kami mampu membumi.” ucap Suryandaru penuh optimis.

Mari kita lihat para pemuda Belitung yang telah berprestasi. Diantaranya Veri Yadi, Analis Muda Lulusan UK Bidang Analisis Keuangan Pertambangan, Irwansyah, Doktor Muda dengan Karir Internasional, Rizman Adhi Nugraha, Astronot Muda Pertama Indonesia,
Ardy Ziaz Achmad, Musisi Lokal Kelas Internasional, Teguh Trinanda, Petualang Muda Puncak Tertinggi Indonesia, Syarifah Amelia Sahab, Politisi dan Pengusaha Muda Wanita, Edwinnata Bustami, Pelopor Pertukaran Pelajar Antar Negara (PPAN) Belitung, Nyiayu Hesti Susanti, Belajar dan Berkarya di Eropa, Dedek Kusvianti, Mencari Ilmu Proteksi Tanaman Hingga Negeri Paman Sam dan Iwan Irawan, Traveller Muda Nasional.

Masih banyak lagi sederet nama yang bakal memberikan inspirasi bagi pemuda di Babel. Mereka berkarya bersama aktivitas yang digeluti. seperti Muhammad Fadhillah, Ilmuwan Muda Nano Menuju Jepang, Marlisa Ayu Trisia, Lulusan Jepang Berkarir di PBB, Zainuddin, Tokoh Penggerak Anak Muda Belitung, Ade Afrilian Saputra, Pelopor Pencinta Alam Belitung, Yoki, Pendiri Gapabel, Wira Tri Barkah, Pemuda Pemberdaya Masyarakat, Poetra Yanuar Insinsyur Pengalaman Segudang.

Ada juga Eko Ks, Pendiri Komunitas ERCI Tangerang, Galih Hagil Prawira, Berdedikasi untuk Sekolah Alam, Iis Gindarasah, Pemuda Ahli Hubungan Internasional. Selain itu juga ada Adryan Suherman, Petroleum Engineer Muda, Yan August Rawie, Ilustrator Muda, Cheppy Fotografer Muda. Pedagang yang cinta Lingkungan Dewisa Zhang. Rully Darma, Pasangan Dokter yang mengabdi di Kampung, Rendityo Pradipta, Magister Sipil ITB Pengeksplorasi Minyak Bumi, Domitri Suban Fotografer dan Penulis Buku 300 Hari, Febrian Arie Wibowo, Insiyur di Perusahaan Minyak Timur Tengah, Santi Dwi Pratiwi, Kandidat Doktor Jepang. (trh)

Dimuat di portal berita Harian Babel Pos : http://babelpos.co.id/?p=10016

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *