​Tak Perlu Utarakan Rasa

Perlu menjadi sesuatu yang tak perlu dirayu
Serupa emosi kita tapi tidak soal hati

Merajut luka menganga lebih baik

Dari sekedar mencabik dan mengores luka baru
Lihat percikan embun pagi ini

Ia tulus jatuh dari dedaunan ke tanah kering

Mungkin perlu belajar darinya

Soal hancur tak mesti berduka lara
Teruslah melangkah ke ufuk barat

Resapi jejak yang merubah naluri

Tapi tetap menari dalam riuh mimpi

Tentang kita yang masih punya nurani
Tak perlu mensiratkan jelas pada semua

Engkau cukup berpaling sejenak ke belakang

Tataplah pandangan tegak tak gentar

Sebab ini tentang rasa yang tak perlu terkuak

ilusimentari

Seseorang yang bertindak mengikuti kata hati, berimaji dalam kata, berdoa dalam jiwa. Belajar kehidupan yang terus menghadirkan tanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *